Kelayakan Usaha dan Investasi Usaha Pengolahan Gula Merah Saparua di Kabupaten Maluku Tengah

Penulis

  • Septina Louisa Siahaya Politeknik Negeri Ambon
  • Hasmawati Politeknik Negeri Ambon
  • Chrestiana Aponno Politeknik Negeri Ambon

Kata Kunci:

Business Feasibility, Investment Feasibility, Saparua Brown Sugar

Abstrak

-Petani pengrajin gula merah Saparua memiliki pengalaman yang tidak sedikit dalam pengolahan gula merah Saparua. Namun karena proses  produksinya masih sederhana  menggunakan  alat produksi manual menjadikan  waktu pengolahan juga lebih panjang. Sehingga perantara yang membeli gula merah Saparua dari petani pengrajin dengan harga yang lebih rendah menjadikan pendapatan yang diterima petani pengrajin  lebih sedikit jika dibandingkan dengan biaya dan tenaga yang dikeluarkan. Untuk memperbaiki kondisi tersebut, kelompok petani pengrajin gula merah Saparua memerlukan bantuan modal  dari pihak penyedia modal yang tepat. Modal yang dibutuhkan  lebih banyak difokuskan pada peralatan produksi  yang  dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi gula merah Saparua . Penilaian kelayakan usaha menggunakan metode Break Even Point (BEP) yang menghasilkan nilai  BEP dalam unit dan penjualan gula merah Saparua yang lebih kecil dari penjualan yang dianggarkan selama tahun 2024 -2029 .Sedangkan dengan metode  Benefit Cost Ratio dihasilkan B/C Ratio dibawah 1 untuk tahun 2024 – 2026 namun untuk B/C ratio tahun  2027-2029 yang menunjukan peningkatan nilai B/C ratio di atas 1 yang menunjukan usaha ini berpotensi untuk menghasilkan laba yang lebih besar di masa yang akan datang.  Sedangkan dari penilaian kelayakan investasi , pengolahan  gula merah Saparua menghasilkan nilai Payback period sebesar 3 tahun 3 bulan yang lebih kecil dari periode investasi, nilai Net Present Value (NPV) yang positif atau lebih besar dar 1, nilai IRR sebesar 10,31 % yang lebih besar dari biaya modal. serta nilai Profitability Index yang sebesar 1,9 yang lebih besar dari 1. Hasil tersebut menunjukan bahwa usaha pengolahan gula merah Saparua layak dijalankan oleh kelompok petani pengrajin gula merah Saparua. 

Referensi

Adiwinata, I. M. D., & Dewi, N. P. M. (n.d.). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Dan Pendapatan Industri Pakaian Jadi Di Kecamatan Kedirikabupaten Tabanan. EP Unud, 12(3), 166–179.

Akzar, R. et. a. (2012). Analisis Kelayakan Pengembangan Usaha Pengolahan Gula Merah Tebu Pada UD Julu Atia, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar [IPB University]. http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/56202

Anderson et.al. (2019). An introduction to management science: Quantitative approaches to decision making (15th editi). Cengage Learning, Inc.

Aponno, C.-, & Siahaya, S. L. (2017). Pengukuran Produktivitas Kinerja Usaha Mikro Gula Merah Saparua. Jurnal Maneksi, 6(2), 7–11. https://doi.org/10.31959/jm.v6i2.44

BPS 2025. (2025). Berita Resmi Statistik. In Bps.Go.Id. BPS Provinsi Maluku. https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2022/11/07/1916/agustus-2022--tingkat-pengangguran-terbuka--tpt--sebesar-5-86-persen-dan-rata-rata-upah-buruh-sebesar-3-07-juta-rupiah-per-bulan.html

Halim. (2019). Analisis Investasi dan Aplikasinya (Dalam Aset Keuangan dan Aset Riil). Salemba Empat.

Hermanto. (2025). Dampak Tarif Trump Bagi Ekonomi Indonesia. Tempo.

Hikmah, A. N. (2024). JURNAL E-BUSSINESS Analisis Kelayakan Usaha Rumahan Gula Merah Kelapa di Desa Pasiang. 4(1), 1–10.

Kasmir, J. (2017). Studi Kelayakan Bisnis. Kencana.

Kelurahan Manyar Sabrangan Kota Surabaya Alfonsus Rahanratu Lafina, di, Sholichah, N., Wardhono, H., Ilmu Administrasi, F., & Soetomo Jalan Semolowaru, U. (2023). Implementasi Program Padat Karya dalam Perspektif Collaborative Governance. In Jurnal Ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial (Vol. 7, Issue 2).

Latuheru. (2013). Investasi Pengambilan Keputusan. Etikonomi, 12(2), 195–205.

Manuho, P., Makalare, Z., Mamangkey, T., & Budiarso, N. S. (2021). Analisis Break Even Point (Bep). Jurnal Ipteks Akuntansi Bagi Masyarakat, 5(1), 21. https://doi.org/10.32400/jiam.5.1.2021.34692

Matakena, F. (2024). Pengembangan nilai jual gula aren tuhaha kec. saparua kab. maluku tengah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia, 3(4), 8–15.

Maulida, I. S., & Tholibin, K. (2021). Pengaruh Kualitas Alat Produksi Terhadap Volume Produksi Industri Tenun Sarung Di Lamongan. Jurnal Ilmiah Administrasi Bisnis Dan Inovasi, 5(1), 1–13. https://doi.org/10.25139/jiabi.v5i1.3192

Mustaqim, M. (2019). Analisis Kelayakan Usaha Gula Merah Kelapa (Studi Kasus: Desa Tumpeng Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang). Jurnal Inkofar, 1(1), 88–93. https://doi.org/10.46846/jurnalinkofar.v1i1.94

Putri Nadila Nindia Frisca, & Muhammad Yasin. (2023). Analisis Kelayakan Usaha Industri Kecil Menengah Tas Di Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Manajemen Dan Bisnis Ekonomi, 1(4), 162–171. https://doi.org/10.54066/jmbe-itb.v1i4.713

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Revisi). Alfabeta.

Sukirno. (2015). Makro Ekonomi Teori Pengantar (R. Press (ed.); Ketiga).

Suratman. (2002). Studi Kelayakan Proyek : Teknik dan Prosedur Penyusunan Laporan (2nd ed.). Graha Ilmu.

Sutrisno. (2017). Manajemen Keuangan Teori, Konsep dan Aplikasi (Revisi). Ekonisia.

Suyadi, S. & S. S. (2018). Upaya pengembangan usaha, mikro, kecil, dan menengah UMKM. Jurnal Ekonomi KIAT, 29(Upaya pengembangan umkm), 8. http://jurnal.unpad.ac.id/sosiohumaniora/article/view/12249/6227

Syafitri, A. F. (2025). UMKM Berkelanjutan Kunci Masa Depan Ekonomi Indonesia. Perbanas Institute. https://perbanas.id/2025/01/30/umkm-berkelanjutan-kunci-masa-depan-ekonomi-indonesia/

Trisna, N., Mahessya, R. A., & Elva, Y. (2022). Analisis Kelayakan Suatu Produksi Usaha Ud. Pelita Kita Dengan Metode Benefit Cost Ratio. Journal of Science and Social Research, 5(2), 297. https://doi.org/10.54314/jssr.v5i2.870

Wahyudi, W. (2022). Analisis Motivasi Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Blended Learning Saat Pandemi Covid-19 (Deskriptif Kuantitatif Di Sman 1 Babadan Ponorogo). KadikmA, 13(1), 68. https://doi.org/10.19184/kdma.v13i1.31327

Wattimena, L., Salhuteru, M., Peseletehaha, G. A., Makmur, M., & Soselisa, H. L. (2022). Women And Boat Rock Art: Maritime Route in the Southeast Maluku Islands, Indonesia. Proceedings of the 9th Asbam International Conference (Archeology, History, & Culture In The Nature of Malay) (ASBAM 2021), 660(Asbam 2021), 747–752. https://doi.org/10.2991/assehr.k.220408.104

Yuniarsih, Y., Priadi, M. D., & ... (2022). Feasibility Analysis Of Flower Entrepreneurship Reviewed From The Aspects Of Environment, Digital Marketing And Business Communication In Panyairan Street …. International …, 1–12. http://conference.loupiasconference.org/index.php/icogemt2/article/view/275%0Ahttp://conference.loupiasconference.org/index.php/icogemt2/article/download/275/245

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-12

Cara Mengutip

Septina Louisa Siahaya, Hasmawati, & Chrestiana Aponno. (2026). Kelayakan Usaha dan Investasi Usaha Pengolahan Gula Merah Saparua di Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi, 11(2), 983–993. Diambil dari http://ejournal.polraf.ac.id/index.php/JIRA/article/view/1242