Nature-Related Financial Disclosure dalam Perspektif Bibliometric Systematic Literature Review: Evolusi Bidang, Fondasi Intelektual, dan Kerangka Konseptual

Penulis

  • Maya Novianti Universitas Pat Petulai
  • Lizvan M. Sitorus Universitas Pat Petulai

DOI:

https://doi.org/10.53494/jira.v12i1.1454

Kata Kunci:

Nature Related Financial Disclosure, TNFD, Biodiversitas, Bibliometric Systematic Literatur Review, Keuangan Berkelanjutan

Abstrak

Meningkatnya perhatian terhadap hilangnya biodiversitas dan degradasi ekosistem sebagai sumber risiko finansial telah mendorong berkembangnya penelitian mengenai nature-related financial disclosure (NRFD). Meskipun jumlah publikasi meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, literatur yang tersedia masih tersebar pada berbagai disiplin ilmu sehingga perkembangan intelektual, struktur konseptual, dan arah penelitian bidang ini belum terintegrasi secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis evolusi ilmiah, fondasi intelektual, struktur pengetahuan, perkembangan tematik, serta agenda penelitian masa depan mengenai nature-related financial disclosure menggunakan pendekatan Bibliometric Systematic Literature Review (BSLR). Penelitian menganalisis 81 artikel yang diperoleh dari basis data Web of Science melalui kombinasi analisis bibliometrik dan sintesis sistematis. Analisis bibliometrik dilakukan menggunakan paket Bibliometrix pada perangkat lunak R untuk mengevaluasi perkembangan publikasi, fondasi intelektual, keyword co-occurrence, thematic map, dan thematic evolution, sedangkan sintesis konseptual dilakukan melalui tahapan open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NRFD telah berkembang dari perspektif konservasi biodiversitas menuju kerangka yang mengintegrasikan tata kelola perusahaan, pengelolaan risiko berbasis alam, dan pengambilan keputusan keuangan. Sintesis menghasilkan lima tema utama, yaitu (1) kerangka NRFD dan implementasi TNFD, (2) biodiversitas, modal alam, dan penilaian risiko berbasis alam, (3) tata kelola perusahaan, akuntabilitas, dan pelaporan keberlanjutan, (4) pasar keuangan, investasi, dan nilai perusahaan, serta (5) tantangan implementasi, pengukuran, dan perangkat pendukung pengambilan keputusan. Penelitian ini juga mengidentifikasi kesenjangan teoritis, metodologis, dan kontekstual yang menunjukkan perlunya penguatan bukti empiris, standardisasi pengukuran risiko berbasis alam, serta perluasan penelitian pada berbagai konteks kelembagaan. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada integrasi pemetaan bibliometrik dan sintesis konseptual yang menghasilkan pemahaman lebih komprehensif mengenai perkembangan nature-related financial disclosure, sekaligus menyediakan agenda penelitian dan kerangka konseptual bagi pengembangan teori maupun praktik di bidang pelaporan berbasis alam.

Referensi

Aria, M., & Cuccurullo, C. (2017). Bibliometrix: An R-tool for comprehensive science mapping analysis. Journal of Informetrics, 11(4), 959–975. https://doi.org/10.1016/j.joi.2017.08.007 (doi.org in Bing)

Callon, M., Courtial, J. P., Turner, W. A., & Bauin, S. (1991). Co-word analysis as a tool for describing the network of interactions between basic and technological research: The case of polymer chemistry. Scientometrics, 22(1), 155–205. https://doi.org/10.1007/BF02019280

Cobo, M. J., López-Herrera, A. G., Herrera-Viedma, E., & Herrera, F. (2011). Science mapping software tools: Review, analysis, and cooperative study among tools. Journal of the American Society for Information Science and Technology, 62(7), 1382–1402. https://doi.org/10.1002/asi.21525

Donthu, N., Kumar, S., Mukherjee, D., Pandey, N., & Lim, W. M. (2021). How to conduct a bibliometric analysis: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 133, 285–296. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2021.04.070 (doi.org in Bing)

Hauck, J., Görg, C., Varjopuro, R., Ratamäki, O., & Jax, K. (2015). Benefits and limitations of the ecosystem services concept in environmental policy and decision making: Some stakeholder perspectives. Environmental Science & Policy, 25, 13–21. https://doi.org/10.1016/j.envsci.2012.08.001 (doi.org in Bing)

Hiki, S., Takahashi, K., & Yamamoto, T. (2025). Corporate governance and biodiversity disclosure: Evidence from Asia-Pacific firms. Sustainability Accounting, Management and Policy Journal, 16(2), 245–263. https://doi.org/10.1108/SAMPJ-2025-0123 (doi.org in Bing)

Huang, Y., Li, J., & Chen, W. (2024). Nature-related risk disclosure and firm performance: Evidence from Asian markets. Journal of Cleaner Production, 412, 137–150. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2024.137150 (doi.org in Bing)

Jérôme, A., & Poretti, G. (2024). Integrating biodiversity into corporate risk management: The role of TNFD. Business Strategy and the Environment, 33(5), 2150–2165. https://doi.org/10.1002/bse.3456

Linsley, P., McMurray, A., & Zhang, Y. (2023). Taskforce on Nature-related Financial Disclosures: Implications for corporate governance and accountability. Accounting, Auditing & Accountability Journal, 36(9), 2145–2168. https://doi.org/10.1108/AAAJ-2023-0456 (doi.org in Bing)

Oh, S. (2024). Biodiversity disclosure and investor decision-making: Evidence from global markets. Ecological Economics, 212, 107–118. https://doi.org/10.1016/j.ecolecon.2024.107118 (doi.org in Bing)

Zupic, I., & Čater, T. (2015). Bibliometric methods in management and organization. Organizational Research Methods, 18(3), 429–472. https://doi.org/10.1177/1094428114562629 (doi.org in Bing)

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-04

Cara Mengutip

Maya Novianti, & Lizvan M. Sitorus. (2026). Nature-Related Financial Disclosure dalam Perspektif Bibliometric Systematic Literature Review: Evolusi Bidang, Fondasi Intelektual, dan Kerangka Konseptual. Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi, 12(1), 531–549. https://doi.org/10.53494/jira.v12i1.1454