Author Guidelines

PEDOMAN PENULISAN NASKAH

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun penulisan naskah pada Jurnal Pendidikan Vokasi Raflesia (JPVR) yaitu:

  1. Naskah belum pernah dipublikasikan oleh jurnal lain yang dibuktikan dengan pernyataan tertulis dari penulis bahwa naskah yang dikirim tidak mengandung plagiat.
  2. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia diketik dengan spasi 1 pada kertas A-4, berbentuk 2 kolom. Naskah lengkap terdiri dari maksimal 15 halaman, dalam format .doc atau .docx (MS Word) dengan ukuran fonts 11 (Times New Roman)
  3. Naskah berisi:
    • abstrak (75-200 kata) dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dengan kata-kata kunci dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia (maksimal 3 frase);
    • Pendahuluan (tanpa subbab) yang berisi tentang latar belakang masalah, rumusan masalah, dan tujuan penelitian;
    • Landasan Teori jika diperlukan (antara 2-3 halaman);
    • Metode Penelitian; 
    • Hasil dan Pembahasan yang disajikan dalam subbab hasil dan subbab pembahasan; 
    • Kesimpulan; dan
    • Referensi.
  4. Kutipan sebaiknya dipadukan dalam teks (kutipan tidak langsung), kecuali jika lebih dari tiga baris. Kutipan yang dipisah harus diformat dengan left indent: 0,5 dan right Indent: 0,5 dan diketik 1 spasi, tanpa tanda petik.
  5. Nama penulis buku/artikel yang dikutip harus dilengkapi dengan “tahun terbit” dan “halaman”. Contoh: Levinson (1987:22); Hymes (1980: 99-102); Chomsky (2009).
  6. Daftar Pustaka diketik sesuai urutan abjad dengan hanging indent: 0,5 untuk baris kedua dan seterusnya
  7. Naskah dan dokumen pendukung lainnya dikirimkan langsung oleh penulis melalui menu submission atau “naskah baru” di OJS JPVR. Penulis juga boleh mengirimkan langsung naskah kepada Dewan Redaksi melalui kontak dan alamat yang tertera di laman JPVR

 

CONTOH DAFTAR PUSTAKA:

Untuk buku: (1) nama akhir, (2) koma, (3) nama pertama, (4) titik, (5) tahun penerbitan, (6) titik, (7) judul buku dalam huruf miring, (8) titik, (9) kota penerbitan, (10) titik dua/kolon, (11) nama penerbit, (12) titik.

Contoh:

Rahman, Laika Ayana . 2012. Bahasa Anak Kajian Teoritis. Jakarta: Esis Erlangga. Febrina, Resa. 2010. Sanggar Sastra Wadah Pembelajaran dan Pengembangan Sastra. Yogyakarta: Ramadhan Press. 

Untuk artikel: (1) nama akhir, (2) koma, (3) nama pertama, (4) titik, (5) tahun penerbitan, (6) titik, (7) tanda petik buka, (8) judul artikel, (9) titik, (10) tanda petik tutup, (11) nama jurnal dalam huruf miring, (12), volume, (13) nomor, dan (14) titik. Bila artikel diterbitkan di sebuah buku, berilah kata “Dalam” sebelum nama editor dari buku tersebut. Buku ini harus pula dirujuk secara lengkap dalam lema tersendiri.

Contoh:

Noer, Suryo. 2009. “Pembaharuan Pendidikan melalui Problem Based Learning.” Konferensi Tahunan Atma Jaya Tingkat Nasional. Vol. 12, No.3. Sidik, M. 2008. “Sanggar Sastra Wadah Pembelajaran dan Pengembangan Sastra.” Dalam Dharma, 2008.

Untuk internet: (1) nama akhir penulis, (2) koma, (3) nama pertama penulis, (4) titik, (5) tahun pembuatan, (5) titik, (6) judul tulisan dalam huruf miring, (7) titik, (8) alamat web, (9) tanggal pengambilan beserta waktunya.

Contoh:

Surya, Ratna. 2010. Budaya Berbahasa Santun. http://budayasantun.dt.com. Diakses 14 Februari 2006, Pukul 09.00 WIB.