Analisis Penerapan Permendagri No. 20 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa (Studi Pada Desa Pangeran Kec.Kabaruan, Kab. Kep.Talaud)

Penulis

  • Joshua Duduwong Matei Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Manado
  • Florence O. Moroki Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Manado
  • Pricilia J. Pesak Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Manado

DOI:

https://doi.org/10.53494/jira.v12i1.1244

Kata Kunci:

Regulation Of The Minister Of Home Affairs No. 20 of 2018, Village Financial Management, Community Participation, Accountability

Abstrak

This study aims to examine the implementation of Minister of Home Affairs Regulation Number 20 of 2018 concerning Village Financial Management in Pangeran Village, Kabaruan District, Talaud Islands Regency. The study focuses on aspects of information transparency, community participation, and accountability in village financial governance. The study used a qualitative descriptive approach to gain a comprehensive understanding of the regulation's implementation process. Data collection was conducted through in-depth interviews, field observations, and document review. Research informants included the village head, village treasurer, village officials, and community members involved, both directly and indirectly, in village financial management activities.The results indicate that administratively, village financial management has been carried out in accordance with the stages stipulated in Minister of Home Affairs Regulation Number 20 of 2018, namely planning, implementation, administration, reporting, and accountability. However, implementation has not been fully optimal. The level of community involvement in the planning and oversight processes remains relatively low. Furthermore, financial reports have not been presented in a format that is simple and easily understood by the general public. Oversight mechanisms have also not been implemented consistently and effectively. Based on these findings, it can be concluded that although regulations have been formally implemented, various improvements are still needed. Increasing the capacity of village officials, improving the quality and clarity of financial reporting, and strengthening inclusive community participation are crucial steps to promote more transparent and accountable village governance.

Referensi

Beka, M. K. (2022). Pengelolaan keuangan desa dalam perspektif Permendagri Nomor 20 Tahun 2018. Jurnal Akuntansi Publik, 5(2), 112–125.

Edwards, G. C. (1980). Implementing public policy. Washington, DC: Congressional Quarterly Press.

Hidayat, et al. (2022). Pemerintahan desa dalam perspektif hukum dan administrasi publik. Jakarta: Rajawali Pers.

Kambey, A. (2021). Implementasi kebijakan publik dalam pengelolaan keuangan desa. Jurnal Administrasi Publik, 7(1), 45–59.

Kurniawan, P. A. (2019). Teori keagenan dan penerapannya dalam sektor publik. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Publik, 4(1), 23–35.

Lumingkewas, et al. (2021). Analisis pengelolaan keuangan desa berdasarkan Permendagri Nomor 20 Tahun 2018. Jurnal Akuntansi Sektor Publik, 3(2), 89–101.

Mamentu, M. B. (2021). Pemerintahan desa dan tata kelola keuangan. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 6(1), 55–67.

Moroki, F. O. (2023). Desa dan otonomi lokal dalam sistem pemerintahan Indonesia. Jurnal Hukum dan Pemerintahan, 9(1), 1–15.

Moroki, F. O., Kambey, J. P., Tanor, L. A. O., Pesak, P. J. (2023). Akuntansi Keuangan Desa, Akuntansi Publisher: EDUPEDIA Publisher Publication.

Mumu, M. C., Manaroinsong, J., & Evinita, L. L. (2023). Tata Kelola Dana Desa Pada Desa Sumarayar Kecamatan Langowan Timur Kabupaten Minahasa. Jurnal Ekonomi, Kependidikan, Manajemen, dan Akuntansi, 1(4), 70-77.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2020 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2020–2024.

Puah, K. B., Manaroinsong, J., & Moroki, F. O. (2023). Analisis Penerapan Pengelolaan Keuangan Desa (Studi di Desa Koka Kecamatan Tombulu Kabupaten Minahasa). Jurnal Ekonomi, Kependidikan, Manajemen, dan Akuntansi, 1(4), 99-108.

Siregar, N. (2022). Implementasi kebijakan publik dalam pengelolaan keuangan desa. [Sumber disesuaikan dengan publikasi asli].

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Tanor, L., & Winerungan, R. (2021). Analisis Pengelolaan Dana Desa Di Desa Kamanga Kecamatan Tompaso Kabupaten Minahasa. Jurnal Akuntansi Manado, 2(3), 318-325.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Wahani, M., Wuryaningrat, N., & Moroki, F. (2022). Analisis Penerapan Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) di Desa Kotobangon Kecamatan Kotamobagu Timur Kota Kotamobagu. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 7(6).

Widiana, et al. (2023). Akuntansi keuangan sektor publik. Yogyakarta: Andi Offset.

Yulianti, & Saladin. (2021). Analisis pengelolaan keuangan desa berdasarkan Permendagri Nomor 20 Tahun 2018. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Daerah, 6(2), 134–147.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-23

Cara Mengutip

Matei, J. D., Moroki, F. O., & Pesak, P. J. (2026). Analisis Penerapan Permendagri No. 20 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa (Studi Pada Desa Pangeran Kec.Kabaruan, Kab. Kep.Talaud). Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi, 12(1), 82–88. https://doi.org/10.53494/jira.v12i1.1244