Identifikasi Klasifikasi Curah Hujan dan Pengaruhnya terhadap Perubahan Iklim di Kabupaten Kulon Progo

Penulis

  • Ahmad Reyhan Subardin Universitas Lambunng Mangkurat
  • Nasruddin Universitas Lambung Mangkurat

Kata Kunci:

Realm Asia Tenggara, Geografi Regional, Integrasi Kawasan

Abstrak

Bencana banjir yang kerap melanda Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta semakin meningkat akibat pola curah hujan ekstrem dan perubahan iklim global. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi klasifikasi curah hujan secara spasial periode Januari–Desember 2025 serta menganalisis pengaruhnya terhadap perubahan iklim di wilayah tersebut. Metode yang digunakan adalah kajian analisis spasial dilengkapi pendekatan kuantitatif dan korelasi sederhana antara tingkat curah hujan dengan laporan kejadian banjir tahun 2025 dari BMKG dan BNPB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60–65% luas kabupaten, terutama kecamatan selatan dan tengah seperti Kecamatan Temon, Wates, Panjatan, Galur, Lendah, Pengasih yang termasuk kategori sangat lebat (>5500 mm/tahun). Klasifikasi ini berkorelasi kuat dengan topografi rendah dan pengaruh monsun, serta meningkatkan frekuensi banjir hingga 15 kejadian signifikan. Analisis iklim membuktikan adanya umpan balik positif antara curah hujan ekstrem dan pemanasan regional melalui peningkatan kelembaban atmosfer serta percepatan siklus hidrologi. Temuan ini memberikan bukti empiris bagi strategi adaptasi dan mitigasi banjir berbasis spasial di Kabupaten Kulon Progo.

Referensi

Mustofa, I. (2025). Assessing coastal soil capacity and flood risk in Kulon Progo coastal area Indonesia. Indonesian Journal of Applied Landscape, 1(1), 1–15. https://inajl.org/index.php/inajl/article/view/ 82

Wacano, D., et al. (2021). Landscapes vulnerability on climate change in Yogyakarta province. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 933, 012027.

https://doi.org/10.1088/1755- 1315/933/1/012027

Bintang, J. A., et al. (2024). Sensitivity analysis of the geomorphology flood index to determine flood-prone areas. Calamity: Journal of Disaster Studies, 2(1), 1–12. https://journal- iasssf.com/index.php/Calamity/article/view

/1834

Putri, T. P., et al. (2025). Rainfall patterns and land use changes on temporal flood vulnerability. Journal of Degraded and Mining Lands Management, 12(2), 1–15. https://jdmlm.ub.ac.id/index.php/jdmlm/arti cle/view/17052

Fanani, M. R. (2023). Potensi bencana alam banjir dan longsor di Kulon Progo. Jurnal Teknik, 1–23.

https://digilib.itb.ac.id/assets/files/2024/Qk FCIDQucGRm23.pdf

Zahra, F. (2025). Interpolasi suhu bulanan dan analisis pola perubahan curah hujan. Diffraction: Journal of Physics, 4(1), 19–

https://jurnal.unsil.ac.id/index.php/Diffracti on/article/download/13563/4291

Satria, E. (2026). Adaptasi perubahan iklim melalui teknologi di wilayah curah hujan tidak menentu. Rang Teknik Journal, 1–10. https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/RANG TEKNIKJOURNAL/article/download/7318/ 4823

Rediasti, F. N. K. (2021). Sedimentasi dan perubahan iklim pada operasional waduk di DAS Progo. E-Journal Universitas Atma Jaya Yogyakarta. http://e- journal.uajy.ac.id/31507/2/170216816_Ba b%201.pdf

Putri, H. I. (2025). Dampak penambangan pasir di Sungai Progo terhadap kualitas air dan banjir. Seminar Nasional, 4(1), 19–28. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/semase twa/article/download/33247/11290

Hendrawan, V. S. A., et al. (2025). Past and future climate-related hazards in Indonesia. EGUsphere Preprint. https://doi.org/10.5194/egusphere-2025- 584

Unduhan

Diterbitkan

23-05-2026