Pemetaan Kerawanan Tanah Longsor Berbasis Sistem Informasi Geografis Menggunakan Metode Skoring dan Overlay di Desa Pipitak Jaya Kabupaten Tapin
Pemetaan Kerawanan Tanah Longsor
Kata Kunci:
Skoring, Overlay, SIG, Pemetaan, KerawananAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat kerawanan bencana tanah longsor di Desa Pipitak Jaya, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin dengan menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik skoring dan overlay terhadap beberapa parameter yang mempengaruhi terjadinya longsor, yaitu curah hujan, kemiringan lereng, jenis tanah, dan penggunaan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah Desa Pipitak Jaya terbagi menjadi tiga kelas kerawanan, yaitu kerawanan rendah seluas 167,23 hektar, kerawanan sedang seluas 1.659,3 hektar, dan kerawanan tinggi seluas 1.133,84 hektar. Berdasarkan distribusi tersebut, wilayah penelitian didominasi oleh kelas kerawanan sedang dengan persentase sebesar 56,06%, diikuti oleh kerawanan tinggi sebesar 38,29%, dan kerawanan rendah sebesar 5,65%.Secara umum, Desa Pipitak Jaya termasuk dalam kategori kerawanan sedang dengan kecenderungan menuju tinggi. Oleh karena itu, diperlukan upaya mitigasi yang tepat, baik melalui pengendalian pemanfaatan lahan maupun peningkatan kesadaran masyarakat terhadap potensi bencana.
Referensi
Banjarmasinpost. (2024). Waspada Dua Desa di Piani Tapin Rawan Longsor, Loksado Masih Aman.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tapin. 2026. Dokumen Rencana Kontingensi Bencana Tanah Longsor Kabupaten Tapin Tahun 2026–2029. Rantau: Pemerintah Kabupaten Tapin.
Efriyanti, A., Farduwin, A., & Styawan, Y. (2025). ANALISIS SPASIAL BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) UNTUK PEMETAAN BAHAYA DAN RISIKO TANAH LONGSOR DI KABUPATEN LAMPUNG UTARA. JoP, 11(1), 79–88. https://data.chc.ucsb.edu/products/CHIRPS
Erfani, S., Naimullah, M., & Winardi, D. (2023). GIS Scoring and Overlay Methods for Mapping Landslide Vulnerability in Lebak Regency, Banten. Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat, 20(1), 61. https://doi.org/10.20527/flux.v20i1.15057
Pratiwi, S. F., Manessa, M. D. M., & Supriatna, S. (2022). Kajian dan Evaluasi Bencana Tanah Longsor di Kecamatan Tanjungsari terhadap RTRW Kabupaten Bogor. Jurnal Wilayah Dan Lingkungan, 10(1), 86–96. https://doi.org/10.14710/jwl.10.1.86-96
Putri, Z. D., Sutoyo, S., & Putra, H. (2023). Analisis Kerawanan Longsor dengan Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kabupaten Padang Pariaman. Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil, 13(2), 492–506. https://doi.org/10.29103/tj.v13i2.922
Rahmad, R., Suib, S., & Nurman, A. (2018). Aplikasi SIG Untuk Pemetaan Tingkat Ancaman Longsor Di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Majalah Geografi Indonesia, 32(1), 1. https://doi.org/10.22146/mgi.31882
Rusdiana, D. D., Nuryandini, R., Heni Imelia, J., & Syifa Hafidah, N. (2021). Pemanfaatan Informasi Spasial Berbasis SIG untuk Pemetaan Tingkat Kerawanan Longsor di Kabupaten Karangasem, Bali. Jurnal Geosains Dan Remote Sensing, 2(2), 49–55. https://doi.org/10.23960/jgrs.2021.v2i2.51
Rusdianto. (2026). PEMETAAN DAERAH RAWAN LONGSOR DI KECAMATAN WALENRANG BARAT BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS. Jurnal Informatika Dan Teknik Elektro Terapan, 14(1). https://doi.org/10.23960/jitet.v14i1.8288
Susetyo, J. A., Astutik, S., Kurnianto, F. A., Nurdin, E. A., & Pangastuti, E. I. (2023). Pemetaan Daerah Rawan Bencana Tanah Longsor di Wilayah Kecamatan Silo Kabupaten Jember. Jurnal Ilmu Lingkungan, 21(4), 861–869. https://doi.org/10.14710/jil.21.4.861-869






