Analisis Penerapan Instrumen Non-Tes (Observasi Kinerja dan Portofolio) dalam Penilaian Pembelajaran Multimedia di SMKN 15 Bandung

Penulis

  • Nabiel Gattan Amaldin Universitas Pendidikan Indonesia
  • Alwi Sihabudin Universitas Pendidikan Indonesia
  • Nabiel Gattan Amaldin Universitas Pendidikan Indonesia
  • Fauzi Satria Dityan Universitas Pendidikan Indonesia
  • Muhammad Hasan Basari Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53494/jpvr.v6i1.1226

Kata Kunci:

Learning Media, Traditional Media, Modern Media, Vocational Education

Abstrak

Pendidikan vokasi di zaman Revolusi Industri 4.0 memerlukan kemampuan beradaptasi dan penguasaan keterampilan yang sesuai dengan permintaan industri. Dalam kompetensi keahlian Multimedia, evaluasi tradisional yang mengandalkan tes tertulis dinilai tidak cukup efektif untuk mencerminkan kompetensi holistik siswa, sehingga perlu adanya pergeseran ke penilaian berbasis kinerja. Studi ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan penerapan penilaian non-tes, terutama observasi kinerja dan portofolio, dalam proses belajar multimedia di SMKN 15 Bandung. Penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data seperti wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif yang mencakup pengurangan, penyajian, dan pengujian data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa SMKN 15 Bandung telah mengimplementasikan penilaian non-tes yang menitikberatkan pada proses serta hasil karya, dengan proporsi dampak terhadap pencapaian kompetensi mencapai 80%. Alat utama yang digunakan mencakup pengamatan kinerja untuk mengevaluasi soft skills dan proses kerja, serta portofolio untuk menilai mutu produk teknis. Penerapan rubrik penilaian terbukti ampuh dalam mempertahankan objektivitas penilaian yang sifatnya subjektif. Walaupun mengalami tantangan dalam hal waktu dan sumber daya, penilaian non-tes terbukti sebagai metode evaluasi yang autentik dan menyeluruh, serta berfungsi dengan baik sebagai umpan balik (evaluation for learning) untuk peningkatan mutu pembelajaran

Referensi

Ahmed, S. (2024). Trustworthiness in qualitative research: Principles and strategies for enhancing data credibility. Journal of Qualitative Research, 19(2), 45–62. https://doi.org/10.1016/j.jqr.2024.01.004

Andini, D., Kusnandar, H. F., Andriati, Y. S., Sumarni, R., Faizal, R., Abdillah, W. A., & Marlina, L. (2024). Developing digital portfolios to enhance employability and career success: A community service program for high school students and fresh graduates in Tasikmalaya. Dedikasi Sains dan Teknologi, 4(2), 204–212.

Benešová, A., & Tupa, J. (2017). Requirements for Education 4.0 and their impact on the future of vocational education and training in the Industry 4.0 context. International Journal of Interactive Mobile Technologies (iJIM), 11(6), 4–16. https://doi.org/10.3991/ijim.v11i6.6933

Brookhart, S. M. (2013). How to create and use rubrics for formative assessment and grading. ASCD.

Garcia, M. B. (2025). Self-coded digital portfolios as an authentic project-based assessment tool. Education Sciences, 15(9), 1150.

Gulikers, J. T. M., & Baartman, L. K. J. (2017). Do assessment refreshers influence teachers’ assessment literacy and their assessment practice? Journal of Vocational Education & Training, 69(3), 347–367. https://doi.org/10.1080/13636820.2017.1394354

Herliandry, H. (2017). Pengembangan model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) untuk meningkatkan kompetensi keahlian siswa SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, 7(1), 35–42.

Iskandar, D. (2025). Development of ePortoqu: A validated digital portfolio for vocational teacher appraisal in Indonesia. Jurnal Evaluasi dan Pendidikan Vokasi, 3(1), 45–58.

Jonassen, D. H. (2000). Toward a design theory of problem solving. Educational Technology Research and Development, 48(4), 63–85.

Latip, M. (2023). Strategi analisis data dalam penelitian tindakan kelas: Pendekatan interaktif reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Jurnal Pendidikan dan Manajemen, 11(3), 112–127.

Luthfiyani, N., & Murhayati, R. (2024). Memastikan keabsahan data penelitian kualitatif melalui triangulasi dan member checking. Jurnal Penelitian Tindakan dan Manajemen, 6(1), 23–36. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/21803

Mahmud, F., Santoso, D., & Prasetyo, R. (2025). Portfolio assessment for authentic learning: Developing higher order thinking skills in project-based learning. Language Testing in Asia, 15(1), 1–18. https://doi.org/10.1186/s40468-025-00404-6

McKim, C. (2023). Meaningful member-checking: A structured approach to participant validation in qualitative research. American Journal of Qualitative Research, 7(2), 34–51.

Mueller, J. (2018). Authentic assessment toolbox: Designing and using authentic assessments.

Munifatuzzahroh, U. M., Sarwi, & Linuwih, S. (2024). Development of STEM-based performance assessments to analyze students’ creativity. Jurnal Inovasi Pendidikan Sains, 6(1), 22–30.

Popham, W. J. (2014). Classroom assessment: What teachers need to know (7th ed.). Pearson Education.

Retnawati, H. (2016). Validitas reliabilitas dan karakteristik butir: Panduan untuk peneliti, mahasiswa, dan psikometrian. Parama Publishing.

Rizal, M. K. R., Hidayat, A., & Fauzi, R. (2024). Pengembangan rubrik penilaian dalam pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan kolaborasi dan kreativitas siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 12(2), 55–68.

Stiggins, R. J. (2007). Assessment for learning: An assessment perspective. Assessment in Education: Principles, Policy & Practice, 14(3), 335–343.

Sudira, P. (2018). Metodologi pembelajaran vokasional abad XXI. Jurnal Pendidikan Vokasi, 8(2), 150–165. https://doi.org/10.21831/jpv.v8i2.21499

Villarroel, V., Bruna, D., & Brown, G. (2024). Authentic assessment in vocational education: A systematic analysis of competence-oriented evaluation. Frontiers in Education, 9, 1–14.

Vlachopoulos, D. (2024). Authentic assessment in higher and vocational education: A systematic review of contemporary practices and challenges. Computers & Education, 209, 105–134.

Wibawa, B. (2017). Revitalisasi pendidikan vokasi dalam perspektif kebijakan dan implementasi kurikulum. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 23(3), 299–308. https://doi.org/10.21831/jptk.v23i3.16895

Wiggins, G. (1990). The case for authentic assessment. Practical Assessment, Research, and Evaluation, 2(1), Article 2. https://doi.org/10.7275/ffb1-mm19

Unduhan

Diterbitkan

30-04-2026

Cara Mengutip

Amaldin, N. G., Alwi Sihabudin, Nabiel Gattan Amaldin, Fauzi Satria Dityan, & Muhammad Hasan Basari. (2026). Analisis Penerapan Instrumen Non-Tes (Observasi Kinerja dan Portofolio) dalam Penilaian Pembelajaran Multimedia di SMKN 15 Bandung. Jurnal Pendidikan Vokasi Raflesia, 6(1), 8–13. https://doi.org/10.53494/jpvr.v6i1.1226