Performance of Quantum Learning Methods and Conventional Learning Methods Regarding Nuclear Power Plant Materials
DOI:
https://doi.org/10.53494/jpvr.v2i2.154Kata Kunci:
learning, nuclear power plant, quantum learning, nuclear reactorAbstrak
Tujuan penelitian ini memberikan deskripsi mengenai kinerja metode pembelajaran quantum learning dan metode pembelajaran konvensional terkait materi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian semi eksperimen. Paradigma dalam penelitian ini menggunakan the static-group comparison design atau disebut juga the intac-group comparison design. Analisis data yang digunakan adalah pengujian hipotesis dengan jumlah jenjang terstrata Wilcoxon. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja metode quantum learning mempunyai kelebihan dalam pembelajaran untuk materi terkait dengan pembangkit listrik tenaga nuklir dibandingkan dengan kinerja metode konvensional. Kesimpulan ini didapatkan setelah dilakukan pengujian hipotesis dengan jumlah jenjang terstrata Wilcoxon, pengujian hipotesis yang dilakukan menolak hipotesis nihil dan menerima hipotesis alternative berdasarkan hasil perhitungan, nilai R adalah 54,50 dimana nilai tersebut lebih kecil daripada nilai R dalam tabel sebesar 61.
The purpose of this study is to provide a description of the performance of the quantum learning method and conventional learning methods related to Nuclear Power Plants (NPP). The method used in this research is semi-experimental research. The paradigm in this study uses the static-group comparison design or also called the intac-group comparison design. Analysis of the data used is hypothesis testing with the number of Wilcoxon stratified levels. This study concludes that the performance of the quantum learning method has advantages in learning for materials related to nuclear power plants compared to the performance of conventional methods. This conclusion was obtained after testing the hypothesis with the number of Wilcoxon stratified levels, the hypothesis testing was carried out to reject the null hypothesis and accept the alternative hypothesis based on the calculation results, the R value was 54.50 where the value was smaller than the R value in the table of 61.
Referensi
Agusnanto. (2013). Penerapan Model Pembelajaran Quantum Learning dan Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Diklat Programmable Logic Controller Di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Skripsi Universitas Negeri Yogyakarta.
Ahied, M. (2015). Efisiensi Material Pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir LWR (Light Water Reactor) dan PHWR (Pressurized Heavy Water Reactor). Jurnal Pena Sains, 2(1), 1-6.
Arifin, Z. (2011). Quantum Learning and Teaching: Menuju Arah Pembelajaran Bermakna. Alfikra: Jurnal Ilmiah Keislaman, 10(1), 76-95.
Arindya, R. (2016). Studi Keselamatan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. Seminar Nasional Sinergi Energi & Teknologi, 17-23.
Astutik, W. (2017). Model Quantum Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pecahan. BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual, 2(2), 124-129.
Benedictus, R.A. (2020). Dinamika Kelompok Dalam Proses Emergency Decision Making (EDM): Pembelajaran Dari Simulasi Tanggap Darurat Di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. Jurnal Perkotaan, 12(1), 1-19.
De Porter, B. (2010). Quantum Teaching Mempraktikkan Quantum Learning di Ruang-Ruang Kelas. Bandung: Kaifa.
Dwiatmanto, L.J. (2016). Penantian Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Di Indonesia. Jurnal Orbith, 12(2), 59-66.
Ernawati, I.R., Burhendi, F.C.A., Harahap, N., & Sugianta. (2020). Efektivitas Model Pembelajaran Quantum Learning Di Tinjau Dari Metakognitif Fisika Siswa Di SMAN 48 Jakarta. JPF: Jurnal Pendidikan Fisika, 8(1), 24-32.
Finahari, I.N. (2008). Energi Nuklir Sebagai Solusi Untuk Menghambat Pemanasan Global. JRL, 4(1), 11-18).
Firdausy, C.M. (Ed.). (2007). Mengenal Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir: Buku Suplemen Untuk Sekolah Menengah Atas. Jakarta: Kementerian Negara Riset dan Teknologi.
Fitri, M. (2020). Penerapan Model Pembelajaran Quantum Learning di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini. JAPRA: Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal, 3(2), 41-51.
Hadi, S. (1993). PLTN Sebagai Alternatif Pembangkit Energi Listrik Di Pulau Jawa. Jurnl Cakrawala Pendidikan, 1(12), 25-28.
Hariyadi, (2016). Agenda-Setting Pembangunan PLTN dan Pencapaian Ketahanan Listrik (Studi Di Jepara dan Pangkal Pinang). Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik, 7(2), 127-142.
Huda, N.Marhaeni, A. A. I. N. (2013). Pengaruh Pembelajaran Quantum Dalam Pembelajaran IPA Terhadap Motivasi Belajar Dan Penguasaan Konsep Siswa Kelas IV Sdn 3 Pancor. Jurnal Pendidikan Dasar Ganesha, 3(1).
Nurmawan, A., Suroso, & Tanujaya, H. (2014). Analisis Perbandingan Kinerja Perangkat Bahan Bakar PLTN Tipe PWR AP 1000 dan PWR 1000 MWe Tipikal dengan Menggunakan Program Komputer. Jurnal Poros, 12(1), 1-9.
Rahayu, T., Joyoatmojo, S., & Wahyuni, S. (2016). Penerapan Model Pembelajaran Quantum Learning Dengan Metode Peta Pikiran (Mind Mapping) Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam Mempelajari Ekonomi Kelas X MIA 1 SMA N 5 Surakarta Tahun Pelajaran 2015/2016. 1–21.
Robertuan, V. (2017). Krisis Legitimasi Energi Nuklir dalam Ekonomi Politik Internasional: Studi Kasus Fukushima. Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi, 7(1), 47-62.
Septiningsih, I, Kurniawan, I.D., & Pratama, M.B. (2020). Peluang dan Tantangan: Pemanfaatan Potensi Tenaga Nuklir Berbasis Smart Electricity Guna Memaksimalkan Penggunaan Energi Baru Terbarukan Sebagai Upaya Mewujudkan Kedaulatan Energi di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Riset Teknologi Terapan 2020, 1-9.
Suhaemi, T. (2016). Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Menopang Kebutuhan Energi Listrik Nasional. Seminar Nasional TEKNOKA FT UHAMKA, 162-170.
Suharto. (2009). PLTN Canggoe Zone Studi Kelayakan Rencana Pembangunan Calon Tapak Di Desa Candi Harjo Ngoro Mojokerto Provinsi Jawa Timur. Simposium Nasional RAPI VIII, 89-94.
Supriyadi, E. (1994). Pusat Listrik Tenaga Nuklir: Energi dan Pengaruhnya Terhdap Lingkungan. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 1(13), 141-156.
Sutarman. (2005). Pembangunan PLTN Sebaga Satu Solusi Krisis Listrik Di Indonesia. Buletin Alara, 7(1&2), 37-46.
Wijaya, A.I., Ariana, P., & Hidayah, R.R. (2021). Persepsi dan Kesiapan Masyarakat Terhadap Potensi Nuklir Sebagai Pembangkit Listrik. Prisma Fisika, 9(3), 228-233.
Zahran, M. (2019). Quantum Learning: Spesifikasi, Prinsip, dan Faktor Yang Mempengaruhinya. JRTIE: Journal of Research and Thought of Islamic Education, 2(2), 141-157.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Endro Tri Susdarwono

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.







