https://ejournal.polraf.ac.id/index.php/JPVR/issue/feedJurnal Pendidikan Vokasi Raflesia2026-06-23T01:08:29+00:00Bayu Putra Irawanjpvraflesia@gmail.comOpen Journal Systems<p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal Pendidikan Vokasi Raflesia (JPVR)</strong> merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian serta studi literatur terkait (tapi tidak terbatas pada) dunia pendidikan khususnya pada pendidikan Vokasi. <strong>JPVR</strong> terbit setiap 6 (enam) bulanan yaitu pada bulan April dan Oktober setiap tahunnya.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>JPVR</strong> tersedia dalam bentuk cetak (P-ISSN 2776-3897) dan juga dalam bentuk <em>online</em> (E-ISSN 2776-3978).</p> <p style="text-align: justify;">Berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek Republik Indonesia nomor <a href="https://arjuna.kemdiktisaintek.go.id/#/pengumuman/706">295/C/C3/KPT/2026</a> tentang Peringkat Reakreditasi Jurnal Ilmiah Periode 2 tahun 2025, <strong>JPVR</strong> secara resmi telah terakreditasi dan ditetapkan pada peringkat <strong>SINTA 5</strong>.</p> <p><a href="https://dehaltotohusky.com/">dhltoto</a></p>https://ejournal.polraf.ac.id/index.php/JPVR/article/view/1355Koperasi Merah Putih Sebagai Badan Usaha Dalam Mendorong Perekonomian Masyarakat2026-05-22T13:53:15+00:00MHD. Ali Muhdormhdalimuhdor@gmail.comHendra Riofitahendrariofita@yahoo.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Koperasi Merah Putih sebagai badan usaha dalam mendorong perekonomian masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik literature review terhadap berbagai jurnal ilmiah dan sumber terpercaya yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan akses permodalan, peningkatan pendapatan anggota, penciptaan lapangan kerja, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Koperasi juga berkontribusi dalam mewujudkan ekonomi kerakyatan yang berlandaskan asas keadilan, kebersamaan, dan pemerataan. Koperasi Merah Putih sebagai bentuk koperasi berbasis nilai nasionalisme memiliki potensi besar dalam memperkuat ekonomi lokal dan mendorong kemandirian masyarakat. Namun demikian, koperasi masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan modal, lemahnya manajemen, serta rendahnya partisipasi anggota. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta dukungan kebijakan dari pemerintah agar koperasi dapat berfungsi secara optimal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.</p>2026-05-16T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 MHD. Ali Muhdor, Hendra Riofitahttps://ejournal.polraf.ac.id/index.php/JPVR/article/view/1345Studi Komparatif Prestasi Belajar dan Manajemen Waktu Mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif Antara Aktivis Himpunan Jurusan dan Non-Aktivis2026-05-04T15:09:02+00:00Muhammad Rizkim.rizki.06@upi.eduFarraz Bahana Rahmanfarrazbahanarahman@gmail.comWahid Munawarwahidmunawar@gmail.com<p>Studi ini dimaksudkan untuk mengomparasikan capaian akademik (IPK) serta efektivitas pengelolaan waktu antara mahasiswa yang terlibat aktif dalam organisasi himpunan dengan mahasiswa non-aktivis di Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Pendidikan Indonesia. Menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif, penelitian ini melibatkan 60 Responden yang dibagi secara proporsional . Instrumen penelitian berupa dokumen hasil belajar dan angket manajemen waktu. Uji prasyarat menunjukkan data hasil belajar (IPK) terdistribusi normal dan homogen, sementara data manajemen waktu tidak normal sehingga dianalisis menggunakan uji non-parametrik <em>Mann-Whitney U Test</em>. Hasil penelitian menunjukkan; (1) Tidak terdapat perbedaan signifikan pada prestasi hasil belajar (IPK) antara mahasiswa aktivis dan non-aktivis; (2) Terdapat perbedaan yang sangat signifikan pada kemampuan manajemen waktu (<em>p </em>< 0,001), dimana mahasiswa aktivis memiliki skor manajemen waktu yang lebih tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa keterlibatan organisasi tidak menghambat pencapaian akademik dan justru menjadi ruang efektif dalam melatih keterampilan manajerial diri bagi calon tenaga pendidik dan professional di bidang Teknik Otomotif.</p>2026-05-08T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Rizki, Farraz Bahana Rahman, Wahid Munawarhttps://ejournal.polraf.ac.id/index.php/JPVR/article/view/1331Analisis Permasalahan Pendidikan Di Indonesia Dan Strategi Penanggulangannya: Studi Systematic Literature Review2026-06-23T01:08:29+00:00Ruri Muhamad Damanhuriruri.damanhuri@gmail.comRizky Natta Domenicarizkynattadomenica@gmail.comAgus Tinusagustinus@gmail.com<p>Pendidikan Merupakan Faktor Penting Dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Dan Menentukan Kemajuan Suatu Bangsa. Namun, Sistem Pendidikan Di Indonesia Masih Menghadapi Berbagai Permasalahan Yang Bersifat Kompleks Dan Saling Berkaitan, Seperti Ketimpangan Akses Pendidikan, Rendahnya Kualitas Guru, Tingginya Beban Biaya Pendidikan, Kompleksitas Kurikulum, Serta Keterbatasan Sarana Dan Prasarana Pembelajaran. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Menganalisis Berbagai Permasalahan Pendidikan Di Indonesia Serta Mengidentifikasi Strategi Penanggulangannya Berdasarkan Kajian Literatur Ilmiah. Metode Yang Digunakan Dalam Penelitian Ini Adalah Systematic Literature Review (SLR) Dengan Mengumpulkan Dan Menganalisis Berbagai Artikel Jurnal, Buku, Dan Hasil Penelitian Yang Relevan, Hasil Kajian Menunjukkan Bahwa Ketimpangan Akses Pendidikan Masih Menjadi Permasalahan Utama Yang Memengaruhi Pemerataan Mutu Pendidikan Antarwilayah. Selain Itu, Rendahnya Kompetensi Dan Distribusi Guru, Keterbatasan Infrastruktur Digital, Serta Ketidaksesuaian Kurikulum Dengan Kebutuhan Peserta Didik Dan Dunia Kerja Menjadi Faktor Yang Menghambat Peningkatan Kualitas Pendidikan Nasional. Permasalahan Pendidikan Juga Berkembang Pada Aspek Sosial, Seperti Perundungan, Kekerasan Di Lingkungan Sekolah, Dan Rendahnya Literasi Digital Peserta Didik. Di Sisi Lain, Pemanfaatan Teknologi Pendidikan Dinilai Memiliki Potensi Dalam Mendukung Pemerataan Pendidikan, Namun Implementasinya Masih Menghadapi Kendala Infrastruktur Dan Kesiapan Sumber Daya Manusia. Berdasarkan Hasil Analisis, Strategi Penanggulangan Permasalahan Pendidikan Perlu Dilakukan Secara Komprehensif Melalui Pemerataan Layanan Pendidikan, Peningkatan Kompetensi Guru, Penguatan Pendidikan Inklusif, Penyediaan Infrastruktur Teknologi, Perbaikan Kurikulum Yang Lebih Fleksibel, Serta Penguatan Dukungan Pembiayaan Pendidikan Yang Berkeadilan. Keberhasilan Strategi Tersebut Sangat Bergantung Pada Kerja Sama Antara Pemerintah, Sekolah, Guru, Orang Tua, Dan Masyarakat Dalam Mewujudkan Sistem Pendidikan Yang Berkualitas, Inklusif, Dan Berkelanjutan.</p>2026-04-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Ruri Muhamad Damanhuri, Rizky Natta Domenicahttps://ejournal.polraf.ac.id/index.php/JPVR/article/view/1333Analisis Kebutuhan Kompetensi Digital SDM Vokasional pada Industri Kelistrikan2026-04-26T06:53:21+00:00Muhamad Habil Cahaya Gusti2283220032@untirta.ac.idSiswo Wardoyosiswowardoyo@gmail.comEndi Permataendipermata@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan kompetensi digital sumber daya manusia vokasional pada industri kelistrikan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Responden penelitian adalah pelaku industri kelistrikan yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em> berdasarkan keterlibatan dan pemahaman mereka terhadap kebutuhan kompetensi tenaga kerja vokasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa nilai rata-rata, kategori kebutuhan, serta pemeringkatan indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator kompetensi digital berada pada kategori sangat dibutuhkan. Indikator dengan nilai tertinggi adalah kemampuan memanfaatkan <em>software</em> industri pendukung pekerjaan, diikuti oleh pemahaman konsep dasar Internet of Things industri, integrasi sistem digital dengan pekerjaan teknis kelistrikan, penggunaan perangkat digital, pengoperasian sistem berbasis data, pemahaman data digital, dan keamanan data industri. Temuan ini menunjukkan bahwa industri kelistrikan membutuhkan SDM vokasional yang tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga mampu bekerja dengan perangkat lunak, data, sistem digital, dan teknologi terintegrasi. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan dasar empiris bagi penguatan kurikulum, pembelajaran praktik, laboratorium digital, dan program magang pada pendidikan vokasional bidang kelistrikan.</p>2026-04-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Muhamad Habil Cahaya Gusti, Siswo Wardoyo, Endi Permatahttps://ejournal.polraf.ac.id/index.php/JPVR/article/view/1337Implementasi Pembelajaran Kontekstual Pada Mata Kuliah Kimia Lingkungan Melalui Analisis Permasalahan Sampah di Lingkungan Sekitar2026-04-29T15:29:09+00:00Silvia Syeptianissyeptiani@unib.ac.idAnnisa Puji Astutiapastuti@unib.ac.idArsela Eko Listionoarselaekolistiono@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan pembelajaran kontekstual pada mata kuliah kimia lingkungan melalui kegiatan analisis permasalahan pencemaran lingkungan di sekitar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis best practice pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah 30 orang mahasiswa yang mengikuti perkuliahan kimia lingkungan. Data penelitian terdiri atas data kualitatif berupa deskripsi proses pembelajaran dan aktivitas mahasiswa dalam kegiatan pembelajaran, serta data kuantitatif berupa nilai hasil belajar. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif melalui perhitungan rata-rata, nilai minimum dan nilai maksimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kontekstual mampu meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Mahasiswa dapat mengidentifikasi berbagai permasalahan pencemarann lingkungan, seperti tumpukan sampah di rawa, limbah domestik, dan lain-lain. Nilai hasil belajar mahasiswa berada pada rentang 81,95 hingga 89,00 dengan rata-rata sebesar 84,56 yang menunjukkan capaian pembelajaran pada kategori baik, Secara keseluruhan, penerapan pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan sekitar mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna serta membantu mahasiswa dalam memahami konsep kimia lingkungan secara lebih aplikatif</p>2026-05-06T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Silvia Syeptiani, Annisa Puji Astuti, Arsela Eko Listionohttps://ejournal.polraf.ac.id/index.php/JPVR/article/view/1339Implementasi Model Project-Based Learning (PjBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa Mengembangkan Konten IPA Berbasis Augmented Reality 2026-04-30T04:15:45+00:00Annisa Puji Astutiapastuti@unib.ac.idSilvia Syeptianissyeptiani@unib.ac.idArsela Eko Listionoarselaekolistiono@gmail.com<p>Transformasi digital dalam pendidikan IPA menuntut calon pendidik untuk memiliki keterampilan kreatif dalam merancang media pembelajaran inovatif guna memvisualisasikan konsep IPA yang sulit dihadirkan secara langsung di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Project-Based Learning (PjBL) melalui platform Assemblr Edu dalam meningkatkan kemampuan dan kreativitas mahasiswa Pendidikan IPA Universitas Bengkulu dalam mengembangkan konten IPA berbasis Augmented Reality (AR). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek mahasiswa semester IIIA. Prosedur penelitian mengikuti sintaks PjBL yang terdiri dari enam tahapan sistematis, dan kreativitas mahasiswa diukur berdasarkan lima indikator Torrance: fluency, flexibility, originality, elaboration, dan redefinition. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi PjBL dan Assemblr Edu berhasil memfasilitasi mahasiswa dalam memvisualisasikan konsep IPA yang abstrak menjadi konten AR yang interaktif dan edukatif. Mahasiswa menunjukkan peningkatan signifikan dalam seluruh indikator kreativitas, khususnya pada aspek redefinition di mana mereka mampu mengubah fitur objek standar menjadi alat peraga IPA yang fungsional dan spesifik. Hal ini menunjukkan model PjBL berbasis AR efektif dalam mentransformasi peran mahasiswa dari konsumen menjadi kreator media pembelajaran, serta memperkuat kompetensi <em>Technological Pedagogical Content Knowledge</em> (TPACK) calon guru IPA dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital</p>2026-05-07T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Annisa Puji Astuti, Silvia Syeptiani, Arsela Eko Listionohttps://ejournal.polraf.ac.id/index.php/JPVR/article/view/1353Peran Koperasi Merah Putih Dalam Mengurangi Ketimpangan Sosial Ekonomi 2026-05-21T16:45:51+00:00Feni Yuliafeniyulia9@gmail.comHendra Riofitahendrariofita@yahoo.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Koperasi Merah Putih dalam mengurangi ketimpangan sosial ekonomi di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dan publikasi terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa Koperasi Merah Putih memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi, perluasan akses permodalan, serta penguatan usaha mikro dan kecil. Selain itu, koperasi juga berkontribusi dalam mendorong pembangunan ekonomi inklusif dengan memberikan kesempatan yang lebih merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Namun demikian, implementasi koperasi masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya partisipasi masyarakat, serta kurangnya inovasi dalam pengelolaan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas manajemen, serta dukungan kebijakan yang berkelanjutan agar koperasi dapat berfungsi secara optimal dalam mengurangi ketimpangan sosial ekonomi.</p>2026-05-16T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Feni Yulia, Hendra Riofitahttps://ejournal.polraf.ac.id/index.php/JPVR/article/view/1354Peran Partisipasi Anggota Dalam Keberhasilan Koperasi Merah Putih 2026-05-21T17:04:41+00:00Hety Gusniagusniahety@gmail.comHendra Riofitahendrariofita@yahoo.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran partisipasi anggota dalam keberhasilan Koperasi Merah Putih melalui pendekatan studi literatur. Koperasi sebagai badan usaha yang berlandaskan prinsip kekeluargaan dan gotong royong sangat bergantung pada keterlibatan aktif anggotanya. Partisipasi anggota menjadi faktor kunci dalam menentukan keberhasilan koperasi, baik dari aspek ekonomi maupun kelembagaan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dan publikasi terkait yang relevan dengan topik penelitian. Teknik analisis data dilakukan melalui pengumpulan, pengolahan, dan interpretasi data dari berbagai sumber yang telah dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi anggota memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keberhasilan koperasi. Partisipasi tersebut meliputi keterlibatan dalam pengambilan keputusan, kontribusi modal, pemanfaatan layanan koperasi, serta pengawasan terhadap jalannya organisasi. Semakin tinggi tingkat partisipasi anggota, maka semakin besar peluang koperasi untuk berkembang secara optimal dan berkelanjutan. Namun demikian, rendahnya partisipasi anggota masih menjadi permasalahan utama yang dihadapi oleh banyak koperasi, yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman, rendahnya kepercayaan terhadap pengurus, serta kualitas pelayanan yang belum optimal.Oleh karena itu, diperlukan strategi untuk meningkatkan partisipasi anggota, seperti melalui pendidikan perkoperasian, peningkatan transparansi dan akuntabilitas, serta pemberdayaan anggota. Dengan meningkatnya partisipasi anggota, koperasi diharapkan mampu meningkatkan kinerja dan mencapai tujuan utamanya, yaitu meningkatkan kesejahteraan anggota secara berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan koperasi, khususnya dalam meningkatkan partisipasi anggota sebagai kunci keberhasilan koperasi.</p>2026-05-16T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Heti Gusnia, Hendra Riofitahttps://ejournal.polraf.ac.id/index.php/JPVR/article/view/1352Transformasi Digital Dalam Pengelolaan Koperasi Merah Putih Di Era Ekonomi Digital2026-05-21T16:39:15+00:00Ari Gusro Febriadiarigusro030@gmail.comHendra Riofitahendrariofita@yahoo.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi digital dalam pengelolaan Koperasi Merah Putih di era ekonomi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dan publikasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi operasional, transparansi keuangan, serta kualitas pelayanan kepada anggota koperasi. Selain itu, digitalisasi juga mampu memperluas akses pasar melalui pemanfaatan pemasaran digital dan platform online sehingga meningkatkan daya saing koperasi. Namun demikian, implementasi transformasi digital masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur teknologi, serta resistensi terhadap perubahan budaya organisasi. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang komprehensif berupa peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan infrastruktur digital, serta dukungan kebijakan pemerintah agar transformasi digital dapat berjalan secara optimal. Dengan demikian, transformasi digital pada Koperasi Merah Putih diharapkan mampu meningkatkan kinerja koperasi serta berkontribusi dalam pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.</p>2026-05-16T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Ari Gusro Febriadi, Hendra Riofitahttps://ejournal.polraf.ac.id/index.php/JPVR/article/view/1356Peran Koperasi Merah Putih Dalam Sistem Ekonomi Nasional Indonesia2026-05-22T13:52:07+00:00Resti Anjalirestianjali04@gmail.comHendra Riofitahendrariofita@yahoo.com<p><strong>. </strong>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Koperasi Merah Putih dalam sistem ekonomi nasional Indonesia melalui pendekatan studi literatur. Koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi nasional memiliki fungsi strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi kerakyatan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan literature review, yaitu dengan mengkaji berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dan dokumen resmi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan anggota melalui kegiatan usaha simpan pinjam, perdagangan, dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain itu, koperasi juga berkontribusi dalam memperluas akses pembiayaan, meningkatkan inklusi keuangan, menciptakan lapangan kerja, serta mengurangi kesenjangan ekonomi. Namun demikian, koperasi masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan modal, rendahnya kualitas sumber daya manusia, serta kurangnya inovasi dan pemanfaatan teknologi digital. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan koperasi perlu dilakukan melalui peningkatan kapasitas kelembagaan, digitalisasi, serta dukungan kebijakan pemerintah. Dengan demikian, koperasi diharapkan dapat berperan secara optimal dalam memperkuat sistem ekonomi nasional Indonesia dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.</p>2026-05-16T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Resti Anjali, Hendra Riofitahttps://ejournal.polraf.ac.id/index.php/JPVR/article/view/1357Peran Manajemen Koperasi Merah Putih Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Anggota 2026-05-22T13:47:59+00:00Revalia Putriputrirevalia466@gmail.comHendra Riofitahendrariofita@yahoo.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen Koperasi Merah Putih dalam meningkatkan kesejahteraan anggota. Koperasi sebagai lembaga ekonomi yang berlandaskan asas kekeluargaan memiliki fungsi strategis dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan literature review, yaitu dengan mengkaji berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dan dokumen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen koperasi yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan memiliki peran yang sangat signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan anggota. Manajemen yang efektif mampu meningkatkan kinerja koperasi, memperluas akses pembiayaan, serta memberikan pelayanan yang optimal kepada anggota. Selain itu, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan koperasi juga berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan dan partisipasi anggota. Namun demikian, koperasi masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan modal, rendahnya kualitas sumber daya manusia, serta kurangnya pemanfaatan teknologi digital. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan manajemen koperasi melalui peningkatan kapasitas SDM, inovasi usaha, serta penerapan digitalisasi dalam pengelolaan koperasi. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen koperasi yang baik merupakan kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan anggota dan memperkuat peran koperasi dalam sistem ekonomi nasional Indonesia.</p>2026-05-16T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Revalia Putri, Hendra Riofitahttps://ejournal.polraf.ac.id/index.php/JPVR/article/view/1358Peran Koperasi Merah Putih Dalam Menghadapi Persaingan Pasar2026-05-22T13:44:22+00:00Yolanda Alfritayolandaalfrita@gmail.comHendra Riofitahendrariofita@yahoo.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Koperasi Merah Putih dalam menghadapi persaingan pasar di era globalisasi dan digitalisasi ekonomi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada semakin ketatnya persaingan antara koperasi dengan pelaku usaha lainnya, seperti perusahaan besar dan usaha mikro kecil menengah (UMKM), yang menuntut koperasi untuk meningkatkan daya saingnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur (literature review), yaitu dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah yang relevan seperti jurnal, buku, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Koperasi Merah Putih memiliki peran strategis dalam menghadapi persaingan pasar melalui penguatan partisipasi anggota, peningkatan kualitas produk dan layanan, penerapan strategi pemasaran yang efektif, serta pemanfaatan teknologi digital. Selain itu, koperasi juga dapat meningkatkan daya saing melalui inovasi usaha dan kerja sama dengan berbagai pihak. Namun demikian, koperasi masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan modal, serta rendahnya pemanfaatan teknologi informasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Koperasi Merah Putih dapat meningkatkan daya saingnya apabila mampu melakukan transformasi secara menyeluruh, baik dari aspek manajemen, sumber daya manusia, maupun teknologi. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang berkelanjutan dalam meningkatkan kapasitas koperasi agar mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.</p>2026-05-16T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Yolanda Alfrita, Hendra Riofitahttps://ejournal.polraf.ac.id/index.php/JPVR/article/view/1359Peran Koperasi Merah Putih Dalam Pengembangan Ekonomi Berkelanjutan2026-05-22T13:36:09+00:00Mex Prayudamexprayuda@gmail.comHendra Riofitahendrariofita@yahoo.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Koperasi Merah Putih dalam pengembangan ekonomi berkelanjutan di Indonesia. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi literatur (literature review), yang mengkaji berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, laporan resmi, dan dokumen kebijakan terkait koperasi dan ekonomi berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Koperasi Merah Putih memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan akses permodalan, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penciptaan lapangan kerja. Selain itu, koperasi juga berkontribusi dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat solidaritas sosial, serta mengembangkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendampingan. Dalam perspektif ekonomi berkelanjutan, Koperasi Merah Putih mendukung terciptanya keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal dan bertanggung jawab. Namun demikian, implementasi koperasi masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, akses permodalan, literasi keuangan, dan pemanfaatan teknologi. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, pengelola koperasi, dan masyarakat untuk mengoptimalkan peran koperasi dalam mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan.</p>2026-05-16T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Mex Prayuda, Hendra Riofitahttps://ejournal.polraf.ac.id/index.php/JPVR/article/view/1368Analisis Pola Industri Dalam Proses Rekrutmen Tenaga Kerja di SMK2026-05-23T03:51:40+00:00Sandi Kurniawansandikurniawan@ikippgrikaltim.ac.idFakhrudinfakhrudin@gmail.com<p>SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) bertujuan untuk menyiapakan tenaga kerja terampil yang sesuai profesi bidang yang dipilih, maka kerja sama antara SMK dan industri menjadi bagian sistem pendidikan yang sangat penting. Realitanya, banyak yang menganggap lulusan SMK belum memiliki kualitas kerja yang baik untuk kebutuhan industri. SMK yang tujuan awalnya menyiapkan peserta didik untuk langsung berkerja akan tetapi pada kenyataannya masih banyak lulusan yang belum bekerja. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dilakukan penelitian bertujuan untuk menganalisis peran industri dalam proses rekrutmen tenaga kerja di SMK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data penelitian diperoleh dari informan yang memiliki kemampuan dan kesesuaian dengan kasus dan diperkuat dengan adanya dokumentasi kegiatan. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan meliputi reduksi data, penyajian data, dan diakhiri penarikan kesimpulan dengan metode trianggulasi data. Hasil penelitian yang dilakukan menemukan bahwa terdapat empat poin terkait dengan peran industri dalam proses rekrutmen tenaga kerja di SMK. Pertama, pihak SMK melalui BKK (Bursa Kerja Khusus) telah menjalin kerja sama yang baik dengan pihak industri sehingga informasi kebutuhan tenaga kerja selalu sampai ke SMK. Kedua, proses rekrutmen diawali dengan pihak industri memberikan informasi ke SMK kemudian pihak SMK mengorganisir informasi tersebut untuk melaksanakan proses rekrutmen sesuai kesepakatan dengan pihak industri. Ketiga, proses evaluasi terkait dengan aspek penilaian kelulusan oleh pihak industri meliputi kelengkapan dokumen persyaratan, kemampuan fisik, psikotes, interview, dan diakhiri dengan tes kesehatan. Keempat, dengan adanya kegiatan ini siswa dan alumni SMK mendapatkan kesempatan untuk bekerja sesuai dengan keahliannya.</p>2026-05-26T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Sandi Kurniawan, Fakhrudinhttps://ejournal.polraf.ac.id/index.php/JPVR/article/view/1367Pengaruh Kemudahan Layanan Simpan Pinjam Terhadap Minat Anggota di Koperasi Merah Putih 2026-05-22T14:01:32+00:00Siti Lestarilestarysiti.01@gmail.comHendra Riofitahendrariofita@yahoo.com<p>Penelitian iini ibertujuan iuntuk imengetahui ipengaruh ikemudahan ilayanan isimpan ipinjam iterhadap iminat ianggota idi iKoperasi iMerah iPutih. iMetode ipenelitian iyang idigunakan iadalah ipendekatan ikuantitatif idengan iteknik ipengumpulan idata imelalui ikuesioner, iobservasi, idan idokumentasi. iSampel ipenelitian iadalah ianggota ikoperasi iyang imenggunakan ilayanan isimpan ipinjam. iData idianalisis imenggunakan iuji ivaliditas, ireliabilitas, iserta ianalisis iregresi. iHasil ipenelitian imenunjukkan ibahwa ikemudahan ilayanan isimpan ipinjam iberpengaruh ipositif idan isignifikan iterhadap iminat ianggota. iKemudahan ilayanan iyang imeliputi iprosedur iyang isederhana, ikecepatan ipelayanan, iserta ikemudahan iakses iinformasi imampu imeningkatkan ikepuasan, ikepercayaan, idan ipartisipasi ianggota. iDengan idemikian, isemakin ibaik ikemudahan ilayanan iyang idiberikan, imaka isemakin itinggi iminat ianggota idalam imemanfaatkan ilayanan ikoperasi.</p>2026-05-26T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Siti Lestari, Hendra Riofitahttps://ejournal.polraf.ac.id/index.php/JPVR/article/view/1380Perception of the Non-English Department Students toward the Use of Artificial Intelligence in English Language Writing Activities 2026-06-03T08:10:41+00:00Desti Arianidestiariani@iaincurup.ac.idRiza Eka Putrirezaekaputri@gmail.comAde Dwi Jayantiadedj@gmail.com<p>The rapid advancement of Artificial Intelligence (AI), especially generative AI applications such as ChatGPT, Grammarly, Google Tanslate, or Quillbot, has significantly influenced every aspect of educational practices. In English language learning class, especially for Non-English Department students, Artificial Intelligence has widespread used to help the students deal with their English inadequacy competence whether speaking, reading, and even writing. This study aims to investigate Non-English Department students’ perception toward the use of AI in writing activities. The research focuses on how students view the benefits and challenges related to AI enhanced writing. A qualitative descriptive approach was employed through questionnaires and interviews involving 28 students. The findings indicate that most students perceive AI positively because it helps in expanding vocabulary, enhancing grammar, generating ideas, and improving writing efficiency. However, students also raise concerns regarding the challenges related to lack of competence, limited access, inaccuracy information, and plagiarism issue in using AI. The study concludes that AI can be a supportive tool in writing activities if used responsibly and ethically under proper academic guidance</p>2026-05-26T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Desti Ariani, Riza Eka Putri, Ade Dwi Jayantihttps://ejournal.polraf.ac.id/index.php/JPVR/article/view/1406Pengaruh Literasi Digital Terhadap Kemandirian Belajar Dan Produktivitas Akademik Mahasiswa2026-06-22T08:04:04+00:00Indra Maulana Dongoranindra.dongoran59@gmail.comKhairunnisa Butar-Butarkhairunnisa@gmail.comHalman Paris RitongaHalman@gmail.comFatma Mutiafatmamutia@gmail.comHaslinah Ahmadhaslinahahmad@gmail.com<p>Transformasi digital yang terjadi dalam dunia pendidikan telah mengubah cara mahasiswa memperoleh, mengolah, dan memanfaatkan informasi dalam proses pembelajaran. Kemampuan literasi digital menjadi salah satu kompetensi yang penting dimiliki mahasiswa, khususnya pada program studi pendidikan vokasional yang menuntut penguasaan teknologi dan kemampuan belajar mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital terhadap kemandirian belajar dan produktivitas akademik mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Desain Fashion Universitas Aufa Royhan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 120 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui angket menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian belajar mahasiswa (β = 0,621; p < 0,001) dan produktivitas akademik mahasiswa (β = 0,547; p < 0,001). Selain itu, kemandirian belajar juga terbukti berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan produktivitas akademik mahasiswa (β = 0,486; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik kemampuan literasi digital mahasiswa, semakin tinggi tingkat kemandirian belajar dan produktivitas akademiknya. Oleh karena itu, penguatan literasi digital perlu menjadi perhatian dalam pengembangan kurikulum dan proses pembelajaran pada pendidikan vokasional.</p>2026-06-26T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Indra Maulana Dongoran, Khairunnisa Butar-Butar, Halman Paris Ritonga, Fatma Mutia, Haslinah Ahmad5