Analisis Pengaruh Waktu Perendaman Perkerasan AC-BC Terhadap Stabilitas dan Kelelehan (Flow) Aspal
DOI:
https://doi.org/10.53494/jts.v8i2.169Kata Kunci:
Aspal, Kestabilan, PerendamanAbstrak
Pada lapisan perkerasan aspal dapat dilakukan uji Marshall untuk mengetahui pengaruh waktu perendaman perkerasan aspal terhadap nilai Stabilitas dan Flow melalui penelitian di laboratorium. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang dilakukan dengan memeriksa sifat-sifat material yang digunakan dengan mengacu pada persyaratan Spesifikasi Jalan Raya 2018, sehingga diperoleh komposisi campuran yang terbaik. Selanjutnya dengan komposisi terbaik, benda uji Marshall dibuat untuk direndam dalam 3 variasi waktu yaitu: 30 menit, 6 jam dan 9 jam.
Dari hasil penelitian ini diperoleh nilai kestabilan sebesar 1294,4 kg pada perendaman 30 menit, 6 jam sebesar 1178,7 kg, 9 jam sebesar 1023,0 kg dan diperoleh nilai flow sebesar 4,2 mm pada perendaman 30 menit, 6 jam sebesar 4,8 mm, 9 jam 5,3 mm. Oleh karena itu, lama perendaman sangat mempengaruhi stabilitas dan arus campuran perkerasan jalan, karena semakin lama perkerasan terendam dan pada suhu tertentu nilai stabilitas perkerasan semakin menurun sedangkan nilai aliran meningkat yang menyebabkan daya rekat antara aspal dan agregat menjadi mengurangi.
Referensi
Direktorat Jenderal Bina Marga. (2018). Spesifikasi Umum 2018 Untuk Pekerjaan Konstruksi Jalan dan Jembatan. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Sukirman, S. (1992). Perkerasan Lentur Jalan Raya. Surabaya : Nova.
Sukirman, S. 2003. Beton Aspal Campuran Panas. Bandung: Grafika Yuana Marga.




