Penggunaan Pasir di Desa Kutai Donok sebagai Bahan Aggregat Halus pada Hotmix AC–WC

Penulis

  • Afif Padli Pebrian Politeknik Raflesia
  • W Sriwahyuni Politeknik Raflesia
  • Hidayati Politeknik Raflesia

DOI:

https://doi.org/10.53494/jts.v8i1.201

Kata Kunci:

Aspal, Marshall, Pasir, Filler

Abstrak

Dalam upaya meningkatkan kekuatan struktur perkerasan jalan disamping perlu adanya
penggunaan campuran beraspal panas dengan spesifikasi baru, pemilihan jenis material yang
digunakan sangat penting. Selain aspal, agregat kasar dan agregat halus, filler adalah salah
satu komponen dalam campuran yang mempunyai peranan besar pada sifat-sifat Marshall yang
juga merupakan kinerja campuran terhadap beban lalu lintas. Pelaksanaan pekerjaan uji coba
ini bertujuan untuk membandingkan hasil campuran/adukkan yang menggunakan hanya abu
batu saja dan campuran/adukkan yang menggunakan bahan tambahan jenis pasir dalam
komposisi AC-WC tersebut.

Pelaksanaan pekerjaan uji coba ini menggunakan metode Marshall, dimana dari
pengujian Marshall tersebut didapatkan hasil-hasil yang berupa komponen-komponen Marshall,
yaitu stabilitas, flow,Void In Total Mix (VITM), Void Filled with Asphalt (VFA) dan kemudian
dapat dihitung Marshall Quotiety-nya. Pengujian terakhir adalah berupa uji rendaman
Marshall atau uji Immersion.

Hasil yang didapatkan dari penggunaan pasir desa kutai donok itu bisa digunakan
berdasarkan nilai karakteristik marshall tes menunjukkan bahwa penggunaan pasir dalam
campuran beton aspal menghasilkan lapisan AC-WC (Asphalt Concrete Wearing Course) yang
bersifat stabil terhadap perubahan bentuk (gelombang dan alur), memiliki daya tahan
(durabilitas) terhadap pengaruh repitisi beban lalu lintas tanpa mengalami leleh (bleeding), dan
bersifat lentur sehingga tidak mudah retak. Dan hasil yang didapatkan campuran aspal ini tidak
bisa digunakan apabila dilalui kendaraan berat.

 

Referensi

Atkins, Harold N. (1997). Highway Materials, Soils, and Concretes Third Edition. Prentice Hall. New Jersey.

Anonim. 1998. Departemen Pekerjaan Umum–Direktorat Jendral Bina Marga. Spesifikasi. Jakarta.

Krebs R.D and Walker R.D. 1971. Highway Materials, Mc Graw Hills Book Company, New York.

Shell Bitumen. 1990. Shell Bitumen Handbook. Shell Bitumen. England

Sukirman, S. 2003. Beton Aspal Campuran Panas. Bandung: Grafika Yuana Marga.

Unduhan

Diterbitkan

2022-05-30

Cara Mengutip

Pebrian, A. P. ., Sriwahyuni, W., & Hidayati. (2022). Penggunaan Pasir di Desa Kutai Donok sebagai Bahan Aggregat Halus pada Hotmix AC–WC . STATIKA: Jurnal Teknik Sipil, 8(1), 1–12. https://doi.org/10.53494/jts.v8i1.201

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama