ANALISIS KERUSAKAN JALAN PASCA PERBAIKAN PADA TIGA RUAS JALAN DI KABUPATEN REJANG LEBONG

Penulis

  • Agnes Adha Dwi Mayasari Politeknik Raflesia
  • Syaflenedi Politeknik Raflesia
  • fahira rhomianti Politeknik Raflesia

Kata Kunci:

kerusakan jalan, perkerasan lentur, hotmix

Abstrak

Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kerusakan jalan pasca perbaikan pada ruas Lampu Merah Sukaraja, Jalan KH. Hasyim Ashari, dan Jalan Ade Irma Pasar Atas Kabupaten Rejang Lebong. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, pengukuran kerusakan, dokumentasi, serta perhitungan luas dan persentase kerusakan jalan. Hasil evaluasi menunjukkan persentase kerusakan pasca perbaikan pada ruas Lampu Merah Sukaraja sebesar 0,02%, Jalan KH. Hasyim Ashari sebesar 0,11%, dan Jalan Ade Irma Pasar Atas sebesar 2,44%, dengan rata-rata persentase kerusakan sebesar 0,86%. Berdasarkan hasil tersebut, ketiga ruas jalan masih berada dalam kondisi baik, meskipun ditemukan kerusakan ringan berupa retak, gelombang, dan cekungan pada beberapa titik. Kerusakan dipengaruhi oleh kondisi tanah dasar yang mengalami penurunan akibat kebocoran pipa PDAM, sistem drainase yang kurang optimal, curah hujan tinggi, serta kendaraan bermuatan berlebih. Pemeliharaan rutin dan perbaikan drainase diperlukan untuk mempertahankan kondisi jalan.

Referensi

Hardiyatmo., (2015). Fungsi jalan dan faktor penyebab kerusakan

Suherman., (2019) Profesi Metode Perkerasan lentur/hotmix

Pratama., (2020)., Q. S., Menjelaskan Jenis dan dampak kerusakan jalan

Jenderal, D., & Marga, B. (2024). (CITY ROAD MANAGEMENT SYSTEM) (Issue 02).

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-31

Cara Mengutip

Mayasari, A. A. D., Syaflenedi, & rhomianti, fahira. (2026). ANALISIS KERUSAKAN JALAN PASCA PERBAIKAN PADA TIGA RUAS JALAN DI KABUPATEN REJANG LEBONG. STATIKA: Jurnal Teknik Sipil, 12(1), 15–19. Diambil dari http://ejournal.polraf.ac.id/index.php/JTS/article/view/1472

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama