REDESAIN GEDUNG FITNESS MULTILANTAI DENGAN STRUKTUR BAJA
DOI:
https://doi.org/10.53494/jts.v9i1.294Keywords:
Konstruksi Baja, Standar Perencanaan Struktural, Fitness CenterAbstract
Kebutuhan akan fasilitas kebugaran dan kesehatan semakin meningkat di masyarakat modern. Dengan meningkatnya kesadaran akan gaya hidup sehat, keberadaan fitness center menjadi suatu kebutuhan. Dalam perencanaan struktural, pemilihan konstruksi baja sebagai materi utama memiliki pertimbangan efisiensi dan kekuatan. Dengan lantai setinggi 4 meter, memastikan kestabilan dan keamanan struktur menjadi fokus utama Dalam perencanaan gedung fitness center ini, struktur bangunan didesain dengan cermat untuk memastikan keamanan dan kekokohannya. Bangunan ini menggunakan konstruksi baja pada setiap lantainya, dengan tinggi setiap lantai mencapai 4 meter. Kolom yang digunakan memiliki dimensi H-Beam 600.600.18.38, sedangkan balok menggunakan IWF 600.300.10.16. Sambungan antar elemen struktur menggunakan jenis baut A-325 dengan diameter Ø16. Pada lantai 1 sampai lantai 4, plat lantai memiliki ketebalan 12 cm, sedangkan plat atap memiliki ketebalan 10 cm. Pondasi yang digunakan adalah pondasi tiang pancang dengan kedalaman 12 meter, diameter tiang pancang 40 cm, jarak antar tiang pancang 80 cm, dan jarak tiang pancang ke tepi beton 40 cm. Dimensi pile-cap yang digunakan adalah 140 x 140 cm. Dalam perencanaan desain, pembebanan yang diterapkan melibatkan beban mati dan beban hidup, mengacu pada standar SNI – 1729 – 2020 Baja Struktural, SNI – 1727 – 2020 Pembebanan, serta SNI – 1726 – 2019 Gempa. Setelah dilakukan pemodelan desain gedung, nilai Pn dan Pu pada struktur kolom dan balok memenuhi syarat keamanan, dengan Pn > Pu. Nilai Pn pada pondasi tiang pancang juga memenuhi syarat keamanan dengan Pn > Pu. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perencanaan dan desain bangunan fitness center ini sesuai dengan standar perencanaan struktural yang berlaku
References
Pandaleke Banu S, Handono D, Dapas So. Perencanaan Ulang Bangunan Struktur Baja Rumah Sakit Umum Ratumbuysang Di Kota Manado. Jurnal Sipil Statik. 2019;7(Juni):723–32.
Anam S, Hashihin H, Taufik A, Mubarok, Sitompul H, Manik Ym. Metode Penelitian (Kualitatif, Kuantitatif, Eksperimen, Dan R & B). Juli. Anam S, Editor. Padang, Sumatera Barat: Pt. Global Eksekutif Teknologi; 2023. 49 P.
Arifi E, Setyowulan D. Perencanaan Struktur Baja (Berdasarkan Sni 1729:2020). Desember. Vol. Pertama. Malang: Ub Press; 2020.
Fajrin A, Karyoto. Analisis Perencanaan Struktur Atas Jembatan Pelengkung Baja. Rekayasa Teknik Sipil. 2017;1(1):229–37.
Syahland Sj, Silova Ma. Analisis Pembebanan Struktur Bangunan Atas Gedung Kantor Kelurahan Kampung Baru Raya Bandar Lampung. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat. 2021;2(1):77–91.
Li Q, Cui C, Huang Q Bin, Chen J, Zhang Q Hua, Xia S. Sprayed Piezoresistive Flexible Composite Coating Sensor For Measuring Strain Measurement In Steel Structures. Case Studies In Construction Materials. 2023 Dec;19:E02509.
Wang M, Zhang C. Performance Indices And Fragility Assessment Of Steel Frame Structure With Bolted Low-Yield-Point Steel Connection Components. Structures. 2023 Dec;58:105379.
Li J, Lu Y, Ma H. Debonding Growth Evaluation In Cfrp-Reinforced Steel Structures Based On Correlation Analysis Using Guided Waves. Ultrasonics. 2023 Dec;135:107139.
Pawar Gd, Dawari Vb. Seismic Design Of Bolted Beam To Column Connections In Tubular Steel Structures – A Review. Mater Today Proc. 2023 Mar;
Li J, Lu Y, Ma H. Linear And Nonlinear Guided Wave Based Debonding Monitoring In Cfrp-Reinforced Steel Structures. Constr Build Mater. 2023 Oct;400:132673.
Cao K, Fu Q, Zhang J, Li H, Ma W, Zhang S, Et Al. Analysis Of The Influence Of Corrugated Steel Thickness On The Damage Characteristics And Explosion Resistance Of Corrugated Steel-Concrete Composite Structure. Case Studies In Construction Materials. 2023 Dec;19:E02383.




