Penggunaan Pasir Vulkanik Gunung Kaba Sebagai Agregat Halus Terhadap Nilai Marshall Test Pada Campuran Ashpalt Concrete–Wearing Course (Ac-Wc)

Penulis

  • Syaflenedi Politeknik Raflesia
  • Dhania Ribtadinda K Politeknik Raflesia

DOI:

https://doi.org/10.53494/jts.v7i2.114

Kata Kunci:

Pasir, Gunung, Kaba, Marshall

Abstrak

Pasir gunung dalam penelitian ini berasal dari puncak kawah mati Gunung Kaba di Desa Sumber Urip, Rejang Lebong. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan pasir gunung pada agregat halus dengan menggunakan campuran AC-WC terhadap nilai karakteristik marshall dan apakah memenuhi syarat Spesifikasi Umum 2018 revisi 1 divisi 6. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dilakukan di laboraturium dengan variasi kadar aspal 4,5%, 5,0%, 5,5%, 6,0%, dan 6,5% untuk mendapatkan Kadar Aspal Optimum (KAO). Nilai KAO yang didapat dari hasil pengujian marshall benda uji 5 variasi kadar aspal adalah 5,8%. Sampel dibuat masing-masing 3 buah. Hasil pengujian menyatakan bahwa penggunaan pasir gunung pada campuran aspal memenuhi nilai karakteristik marshall sesuai Spesifikasi Umum 2018 revisi 1 divisi 6.

Referensi

A. Martha K. 2012. Analisis Kinerja Campuran Aspal Panas Dengan Menggunakan Variasi Komposisi BGA (Buton Granular Ashpalt) dan Penambahan Aditif Jenis Polimer. Jakarta: Universitas Indonesia.

Andriyanto, Iwan. 2002. Studi Penggunaan Pasir Pantai Sebagai Bahan Pengganti Fraksi Agregat Halus Untuk Lapis Tipis aspal Beton. Jurnal FT Universitas Kristen Maranatha, Bandung.

Dinaspupr. (2020, Juli 2). Penentuan persentase komposisi agregat untuk gradasi campuran AC-WC (Ashpalt Concrete – Wearing Course) dengan aplikasi microsoft excel. Diakses pada 20 Juli 2021 melalui https://dinaspupr.bandaacehkota.go.id/2020/07/02/penentuan-persentase-komposisi-dari-fraksi-agregat-untuk-gradasi-campuran-ac-wc-asphalt-concrete-wearing-course-dengan-aplikasi-microsoft-excel

Imam Arifiardi, Winoto Hadi, Adhi Purnomo. 2016. Pengaruh Penggunaan Pasir Pantai CaritaSebagai Campuran Agregat Halus Pada Lapis Permukaan Aspal Beton Terhadap Persyaratan Parameter Marshall. Jakarta: Fakultas teknik Universitas Negeri Jakarta.

SNI 06-2489-1991. Metode Pengujian Campuran Aspal Dengan Alat Marshall. Jakarta: BSN.

Spesifikasi Umum Tahun 2018 Revisi 1 Divisi 6

Sukirman, S. 1992. Perkerasan Lentur Jalan Raya. Penerbit Nova. Bandung.

Sukirman, S. 2010. Perencanaan Tebal Struktur Perkerasan lentur, Penerbit Nova, Bandung.

Tombeg, Charlie V., Manopo, Mecky R. E., Sendow, Theo K. 2019. Pemanfaatan Sediment Transport Abu Vulkanik (Gunung Soputan) Sebagai Bahan Subtitusi Pada Abu Batu Dalam Campuran Aspal HRS-WC Semi Senjang. Manado: Universitas Sam Ratulangi.

Unduhan

Diterbitkan

2021-12-13

Cara Mengutip

Syaflenedi, & Ribtadinda K, D. (2021). Penggunaan Pasir Vulkanik Gunung Kaba Sebagai Agregat Halus Terhadap Nilai Marshall Test Pada Campuran Ashpalt Concrete–Wearing Course (Ac-Wc). STATIKA: Jurnal Teknik Sipil, 7(2), 13–24. https://doi.org/10.53494/jts.v7i2.114