Perbandingan Biaya Pemeliharaan Runway Sebelum dan Sesudah Pekerjaan Overlay di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu
DOI:
https://doi.org/10.53494/jts.v11i2.1213Kata Kunci:
Runway, overlay, biayaAbstrak
Runway Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu, mengalami kerusakan signifikan sebelum pekerjaan overlay, menyebabkan biaya pemeliharaan tinggi. Penelitian ini bertujuan membandingkan biaya pemeliharaan runway sebelum dan sesudah overlay untuk mengevaluasi efisiensi biaya. Perhitungan Menggunakan metode kuantitatif deskriptif, data sekunder dari PT Angkasa Pura Indonesia dianalisis, mencakup laporan pemeliharaan tiga tahun sebelum overlay (2022–2024) dan empat bulan pasca-overlay (Oktober 2024–Februari 2025). Hasil menunjukkan biaya pemeliharaan sebelum overlay sebesar Rp1.657.000.000 per tahun, turun menjadi Rp387.000.000 per tahun (proyeksi dari Rp32.250.000 per bulan) pasca-overlay, dengan efisiensi 76,65%. Overlay jenis debt overlay (aspal HMA, tebal 5–7 cm) efektif mengurangi frekuensi kerusakan seperti alligator crack, longitudinal crack, dan raveling, mendukung strategi pemeliharaan berkelanjutan dan keselamatan penerbangan.
Referensi
Baker, M., Megersa, D., & Panlilio, A. (2013). Runway operational quality assurance. 2013 IEEE Systems and Information Engineering Design Symposium, 1–6. https://doi.org/10.1109/SIEDS.2013.6549484
Djoko Widagdo, & Thomas Thom Bataona. (2023). Analisis Pemeliharaan Daerah Pergerakan ( Runway ) Bandar Udara Umbu Mehang Kunda Waingapu Sumba Timur. Student Scientific Creativity Journal, 1(4), 223–232. https://doi.org/10.55606/sscj-amik.v1i4.1621
Mustaman, S., Fahira F, & Nirmalawati. (2020). Analysis Of Factors That Affect To Infrastructure Improvement Of Syukuran Aminuddin Amir Airport In Banggai District. PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa, 9(2), 161–171. https://doi.org/10.22225/pd.9.2.1856.161-171




